Follow me on Twitter : @bamnablog

Tuesday, September 20, 2016

WAKTU MUSTAJAB DOA

Pada waktu mustajab para malaikat banyak turun dan mengamin doa.

KEKUATAN DOA. Kalau nak tahu doa itu kuat atau tidak, kita lihat kekuatan hati kita terhadap Allah. Setiap insan sedar dan pasti tahu isi hati dan kesungguhannya ketika dia berdoa. Jika kita benar-benar yakin 100% Allah yang menentu dan mengizin segala yang berlaku dalam hidup kita, maka Allah mendengar dan melayani doa hambaNya. Disamping dia perlu merintih sungguh-sungguh ketika berdoa. Kerana inilah sifat seorang hamba yang hina dan kerdil. Jadi usahalah utamakan Allah dan Rasul dalam hidup kita. Tapi yakinlah, Allah yang Maha Bijaksana akan qobul doa kita ikut:
 1 - Masa yang Allah tetapkan.
 2 - Cara yang Allah pilihkan untuk kita. Jadi berdoalah dengan penuh rasa: " diri ini hamba Allah, aku berdoa kerana aku hamba Mu ya Allah".

Sabda Nabi saw: "الدعاء سلاح المؤمن، وعماد الدين، ونور السماوات والأرض" . رواه الحاكم
Maksudnya: " Doa itu senjata orang mukmin, tiang agama dan cahaya di langit dan di bumi".

Sabda Nabi saw: "ادْعُوا اللهَ وأنتم موقِنون بالإجابة، واعْلَمُوا أنَّ اللهَ لا يَقْبَلُ دعاءً مِنْ قَلْبٍ غافِلٍ لاهٍ ". رواه الترمذي ٣٤٧٣ رواه أحمد
Maksudnya: " Berdoalah kamu dengan hati yang yakin bahawa Allah pasti terima doa kamu, ketahuilah Allah tidak terima doa dari seorang ysng berdoa dengan hati yang lalai".

FAHAMILAH DA'WAH

1. Da'wah itu mengajak bukan mengejek.
2. Da'wah itu membina bukan menghina.
3. Da'wah itu mendidik bukan membidik'.
4. Da'wah itu mengubati, bukan menyakiti.
5. Da'wah itu mengukuhkan bukan meruntuhkan.
6. Da'wah itu saling menguatkan, bukan saling melemahkan.
7. Da'wah itu menyejukkan bukan memanaskan.
8. Da'wah itu mengajar bukan menghukum dan memukul.
9. Da'wah itu belajar mentertibkan diri bukan tak menentu dan hilang kawalan diri.
10. Dakwah itu menasihati bukan mencaci maki.

Wednesday, August 3, 2016

Peringkat Solat - Golongan Manakah Kita?

Peringkat shalat, nilaikan dimana tahap shalat kita.

GOLONGAN 1:
"Kita lihat bisa hari ini sudah ramai umat islam yg tidak shalat, bahkan ramai juga yg tidak tahu mau shalat, mereka telah jatuh kafir. Imam Malik mengatakan jatuh
kafir kalau tidak shalat tanpa sebab. Imam syafii mengatakan jatuh fasik, kalau ia masih yakin shalat itu fardhu.

GOLONGAN 2:
"Orang yg mengerjakan shalat secara zahir saja, bacaan pun masih tidak betul, taklid buta, main ikut ikutan orang saja, tidak mempelajari cara2 untuk shalat
secara resmi atau tidak, ilmu tentang shalat tidak ada, Golongan ini tertolak bahkan berdosa besar dan dalam hidup keadaan durhaka kepada Allah Ta'ala...

GOLONGAN 3:
"Orang yg mengerjakan shalat, bahkan tahu ilmu mengenai shalat, tetapi tidak bisa melawan nafsu terhadap kesukaan dunia yg kuat, jadi mereka ini sebentar shalat sebentar tidak, kalau ada waktu dan mood baik ia shalat, kalau sibuk terkocar kacir, ada progam kenduri, pesta ria, berziarah,, bermusafir letih dan capek, maka ia tidak shalat, orang ini jatuh fasik.

Tuesday, July 26, 2016

ZIKIR PEMBUKA PINTU LANGIT

Menurut Syeikh Ibnu Atha'illah, sebagai tanda bahawa sebuah zikir sampai pada sirr (nurani terdalam pada jiwa yang kelak menjadi tempat cahaya penyaksian) adalah saat berzikir dan objek zikirnya lenyap tersembunyi. Zikir sirr terwujud ketika seseorang telah terliputi dan tenggelam di dalamnya. Tandanya, apabila engkau meninggalkan zikir tersebut, ia takkan meninggalkanmu. Zikir tersebut terbang masuk ke dalam dirimu untuk menyedarkanmu dari keadaan tidak sedar kepada keadaan hudhur (hadirnya qalbu). Salah satu tandanya, zikir itu akan menarik kepalamu dan seluruh organ tubuhmu sehingga seolah-olah tertarik oleh rantai. Indikasinya, zikir tersebut tak pernah padam dan cahayanya tak pernah redup. Tetapi, engkau menyaksikan cahayanya selalu naik turun, sementara api yang ada di sekitarmu sentiasa bersih menyala. Zikir yang masuk ke dalam sirr terwujud dalam bentuk diamnya si pelaku zikir seolah-olah lisannya tertusuk jarum. Atau, semua wajahnya adalah lisan yang sedang berzikir dengan cahaya yang mengalir darinya.

Thursday, November 12, 2015

Surah Al-Fatihah (Tafsir)




Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...