Showing posts with label Motivasi. Show all posts
Showing posts with label Motivasi. Show all posts

Wednesday, August 3, 2016

Peringkat Solat - Golongan Manakah Kita?

Peringkat shalat, nilaikan dimana tahap shalat kita.

GOLONGAN 1:
"Kita lihat bisa hari ini sudah ramai umat islam yg tidak shalat, bahkan ramai juga yg tidak tahu mau shalat, mereka telah jatuh kafir. Imam Malik mengatakan jatuh
kafir kalau tidak shalat tanpa sebab. Imam syafii mengatakan jatuh fasik, kalau ia masih yakin shalat itu fardhu.

GOLONGAN 2:
"Orang yg mengerjakan shalat secara zahir saja, bacaan pun masih tidak betul, taklid buta, main ikut ikutan orang saja, tidak mempelajari cara2 untuk shalat
secara resmi atau tidak, ilmu tentang shalat tidak ada, Golongan ini tertolak bahkan berdosa besar dan dalam hidup keadaan durhaka kepada Allah Ta'ala...

GOLONGAN 3:
"Orang yg mengerjakan shalat, bahkan tahu ilmu mengenai shalat, tetapi tidak bisa melawan nafsu terhadap kesukaan dunia yg kuat, jadi mereka ini sebentar shalat sebentar tidak, kalau ada waktu dan mood baik ia shalat, kalau sibuk terkocar kacir, ada progam kenduri, pesta ria, berziarah,, bermusafir letih dan capek, maka ia tidak shalat, orang ini jatuh fasik.

Wednesday, January 29, 2014

Kalam Habib Umar Bin Hafidz

Al-Alamah Al-Habib Umar bin Muhammad bin Hafidz bin Syekh Abubakar
  1. Penuhilah hatimu dengan kecintaan terhadap saudaramu nescaya akan menyempurnakan kekuranganmu dan mengangkat darjatmu di sisi Allah.
  2. Barangsiapa semakin mengenal kepada Allah nescaya akan semakin takut.
  3. Barangsiapa yang tidak mahu duduk dengan orang beruntung, bagaimana mungkin ia akan beruntung dan barangsiapa yang duduk dengan orang beruntung bagaimana mungkin ia tidak akan beruntung.
  4. Barangsiapa menjadikan kematiaannya sebagai pertemuan dengan sang kekasih (Allah), maka kematian adalah hari raya baginya.
  5. Barangsiapa percaya pada Risalah (terutusnya Rasulullah), maka ia akan mengabdi padanya. Dan barangsiapa percaya pada risalah, maka ia akan menanggung (sabar) karenanya. Dan barang siapa yang membenarkan risalah, maka ia akan mengorbankan jiwa dan hartanya untuknya.

Thursday, December 27, 2012

Alkisah Sebiji Burger


Alkisah sebiji burger


Malam itu, Kak Fidah bertengkar dengan emaknya lalu melarikan diri dari rumah. Semasa dalam perjalanan, Kak Fidah teringat bahawa dompetnya tertinggal dan dia tiada sebarang duit bersamanya.

Tiada syiling pun menelefon rumah untuk meminta pertolongan.

Pada masa yang sama, perutnya berbunyi kelaparan. Kak Fidah tiba di satu gerai burger ramli, yang baunya mengancam, kelaparannya bertambah.

Kak Fidah harapkan dapat satu burger ayam, tapi dia tiada duit.

Penjual burger yang sedar dengan kehadiran Kak Fidah melihat dia sedang mengigil ketakutan lalu bertanya…

Tuesday, December 25, 2012

Alkisah Seorang Pemain Silat


Alkisah Seorang Pemain Silat

Farid seorang budak berumur 10 tahun mengambil keputusan untuk belajar silat walaupun baru kehilangan tangan kiri dalam satu kemalangan kereta yang ngeri.

Farid berjumpa dengan seorang pakar pengamal silat, Ustaz Idris untuk memahirkan diri dalam bidang silat.

Farid tekun dan menjadi cekap dalam apa yang dipelajarinya. Namun, selepas tiga bulan, Farid tertanya-tanya mengapa Ustaz Idris hanya mengajarnya satu teknik silat sahaja.

“Ustaz,” Farid akhirnya bertanya kepada Tok gurunya, “Farid rasanya ada patut belajar teknik baru…”

“Tidak. Ini saja teknik yang Farid tahu, dan ini sahaja teknik yang Farid perlu tahu,” jawab Ustaz Idris.

Farid tidak gembira dengan jawapan Tok gurunya, namun dia tak berani melawan dan terus tekun memahirkan diri dalam teknik yang satu tersebut.

Nasihat Menasihati Antara Satu Sama Lain

Sentiasalah Nasihat Menasihati Antara Satu Sama Lain.. Semoga Bermanfaat :)

Wednesday, June 27, 2012

Most Shortsighted Opinions Of Famous People




Wednesday, May 16, 2012

Cara Cikgu Psyco Student Fail Math

P/S: Selamat Hari Guru..

Sunday, April 8, 2012

Jangan Berputus Asa


Katakanlah (Wahai Muhammad): “Wahai hamba-hambaku yang telah melampaui batas terhadap diri sendiri (dengan perbuatan-perbuatan maksiat), janganlah berputus asa dari rahmat Allah, kerana sesungguhnya Allah mengampunkan segala dosa; sesungguhnya dialah jua yang Maha Pengampun; lagi Maha Mengasihani”. Al-Zumar:39

Friday, March 9, 2012

62 Santapan Minda


1) Jangan sekali-kali kita meremehkan sesuatu perbuatan baik walaupun hanya sekadar senyuman.

2) Dunia ini umpama lautan yg luas. Kita adalah kapal yg belayar di lautan telah ramai kapal karam didalamnya.. andai muatan kita adalah iman, dan layarnya takwa, nescaya kita akan selamat dari tersesat di lautan hidup ini.

3) Hidup tak selalunya indah tapi yang indah itu tetap hidup dalam kenangan.

Sunday, January 22, 2012

Never Give Up


Sunday, October 30, 2011

If Plan A Didn't Work


Saturday, August 20, 2011

Perbezaan Semut Dan Manusia

1. Di zaman Nabi Allah Sulaiman berlaku satu peristiwa, apabila Nabi Allah Sulaiman nampak seekor semut melata di atas batu; lantas Nabi Allah Sulaiman merasa hairan bagaimana semut ini hendak hidup di atas batu yang kering di tengah-tengah padang pasir yang tandus. Nabi Allah Sulaiman pun bertanya kepada semut: ” Wahai semut apakah engkau yakin ada makanan cukup untuk kamu”.

2. Semut pun menjawab: “Rezeki di tangan ALLAH, aku percaya rezeki di tangan ALLAH, aku yakin di atas batu kering di padang pasir yang tandus ini ada rezeki untuk ku”. Lantas Nabi Allah Sulaiman pun bertanya: ” Wahai semut, berapa banyakkah engkau makan? Apakah yang engkau gemar makan? Dan banyak mana engkau makan dalam sebulan?”

3. Jawab semut: “Aku makan hanya sekadar sebiji gandum sebulan”. Nabi Allah Sulaiman pun mencadangkan: “Kalau kamu makan hanya sebiji gandum sebulan tak payah kamu melata di atas batu, aku boleh tolong”. Nabi Allah Sulaiman pun mengambil satu bekas, dia angkat semut itu dan dimasukkan ke dalam bekas; kemudian Nabi ambil gandum sebiji, dibubuh dalam bekas dan tutup bekas itu. Kemudian Nabi tinggal semut didalam bekas dengan sebiji gandum selama satu bulan.

Sunday, July 24, 2011

Great People Talk About Ideas

Sunday, July 10, 2011

Take It Easy!

Sunday, June 26, 2011

Teamwork : Share victory, share defeat

Thursday, June 23, 2011

Consistency

Wednesday, April 6, 2011

SABAR Pemenang Kehidupan

Pemenang Kehidupan

Ditengah kebahagiaan. Tiba-tiba musibah datang memporakporandakan semua. Musibah menjadi terasa teramat berat karena kita sedang berbahagia. Biasanya ditengah kebahagiaan seperti itu kita lengah. Jika ada hal yang buruk kita benar-benar terhenyak dibuatnya. Sama sekali tidak kita sangka. Kebahagiaan mampu membuat diri kita mabuk kepayang. Kita tidak dalam keadaan sedar dan mengawal diri dengan keadaan sekeliling kita karena kita merasakan kenikmatan yang tiada tolak bandingan sehingga begitu tertimpa kepedihan membuat tubuh kita seolah tergoncang hebat. Tanpa kita sedari terucap oleh kita. 'Ya Allah, kenapa ini terjadi pada diri ku? Aku tidak lalai, tapi aku tidak siap. Aku tidak melupakan diriMu, tetapi aku sedang berbahagia.'

Sabar menerima musibah membuat tubuh kita menjadi ringan dari penderitaan bahkan mampu menghapus dosa-dosa kita. Setiap musibah, ujian & dugaan yang datang akan disesuaikan dengan kadar kemampuan kita dalam menerimanya karena ALLAH S.W.T., sangatlah memahami seberapa kekuatan kita dalam menerimanya sehingga ALLAH S.W.T., tidak akan memberikan musibah, ujian & dugaan diluar kesanggupan kita. Musibah hadir di dalam kehidupan kita sebagai proses menyucikan kita dari segala kotoran yang melekat dalam jiwa kita sehingga dosa dan segala kotoran jiwa kita dibersihkan dengan kekuatan daya pembersihannya.

Musibah, ujian & dugaan adalah sparing partner dalam hidup ini. Bila kita memahami bahawa musibah, ujian & dugaan sebagai sparing partner di dalam kehidupan kita maka sudah sepatutnya kita mampu menyambut disetiap musibah dengan lapang dada dan rasa optimis di dalam hidup ini bahwa ALLAH S.W.T.. memuliaan hidup kita dengan berbagai cara yang indah, terkadang sekalipun kita merasakan hal itu menyakitkan dan membuat hati terasa pedih karena Allah memberikan kita sparing partner yang lebih kuat. Semakin kuat sparing partner kita malah semakin baik agar kita menjadi kuat dan tujuannya hanya satu agar anda boleh menjadi pemenang. Pemenang yang diberikan keberkahan yang sempurna & rahmat ALLAH S.W.T., serta mendapatkan petunjuk.

Dan Sesungguhnya akan kami berikan dugaan kepadamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan sebagainya. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, iaitu orang-orang yang apabila tertimpa musibah mereka mengucapkan 'inna lillaahi wa inna ilaihi raajiuun' (Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepadaNya kami akan kembali). Mereka itulah yang mendapatkan keberkahan yang sempurna dan rahmat Tuhan mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapatkan petunjuk. (al-Baqarah : 155 -157).

Wassalam,
Kioi-cho Chiyoda-ku, Tokyo

Nyesal giler aku kawen

Tue, April 5, 2011 3:56:30 PM
^blalang^ ::Nyesal giler aku kawen..............::
...
From:
Mya
...
Add to Contacts
To: blalang_group@yahoogroups.com





Ini cerita aku.. Aku (bukan nama sebenar) baru je kawin, ngan pilihan

mak aku. Aku tak penah kenal pon dia (bukan nama sebenar gak). Tapi mak

punye pasal kan, aku terpaksa follow je la. Arghh, nyesal giler kawin..



Kalau dulu masa belom kawin, ikut suka aku je nak tido kol brape, nak

bangun kol brape. Pastu kadang2 sampai tengah hari tido, sampai terlepas

kuliah.. haha. Tade orang marah pon. Lecturer pon tak marah.



Tapi skarang, nak tido lewat sikit je ade orang sound. "Jom la bang

tido...". Pastu kalau tak bangun Subuh memang kena cubit peha la aku ni.

Kesian kena buli..



Kalau dulu masa belom kawin, ikut suka aku je nak makan kol brape, nak

makan ape. Boleh makan best2, sebab beli kat kedai.. Tapi skarang,

huhu..

Macam budak kecik je, kena ikut jadual makan! Dah la kadang2 dia masak

masin la, pahit la.. Pastu kadang2 dia bagi aku makan sayor je bebanyak.

Tak makan kang kecik hati lak, pastu tulis kat status facebook dia.

Arghh,nyesal giler kawin..



Kalau dulu masa belom kawin, ikut suka aku je nak shopping bile, kat

mane, nak beli ape.. Kira berbelanja tanpa waswas la. Tu yang shopping kejap je

melayang 2 3 ratos skelip mata. Hohoho.. Tapi skarang, nak pegi shopping

je, dia dah siap2 ngan list barang nak beli. Tade dalam list, tak leh

amik!! Dah la berejam-jam pusing.. Leceh tol la orang pompuan nih. Muka

dia takyah citer la, memang ceria je kalau masok shopping mall. Aku je yang

muka tensen. Arghh, nyesal giler kawin...



Kalau dulu masa belom kawin, rambut aku ni macam2 pesen la bleh buat..

Ala Korea bleh, ala Carles Puyol (Kapten Barcelona) pon bleh buat, tade

orang sound. Tapi skarang, panjang sket je kene sound.. panjang sket je kene

sound.. Dia kata x hensem la, x kemas la.. Tak potong kang dia tanak

ironkan baju aku lak. Haisshh.



Ade satu hari tu, masa makan kat JUSCO, ade la sorang awek comel

melintas depan kitorang. Aku pon terpandang awek tu tanpa niat (ikutkan tak

berdosa la kan?..) ADEH!! Terus kena cubit peha aku dari bawah meja. Cemburu

buta lak bini aku (mentang-mentang la aku hensem..). Ape lagi, menjerit la

aku kat situ.



Maunye tak kuat, satu foodcourt tengok kitorang, termasuk awek tadi..

Arghh first time kot rasa malu giler camtu. Rasanye muka aku lagi merah dari

sos cili atas meja. Sakit wooo bini aku cubit. Huhu.. Kesian la kat bakal

anak-anak kami nanti. Haha..



Tapi yang bestnya, skarang aku dah xyah basuh baju, iron baju sendiri..

Sume dah ready made. Hehe. Bab-bab iron baju ni memang aku x berapa sket.

Kalau dulu masa belom kawin, skali iron baju, sebulan aku pakai. Haha.

Malas basuh sebab tanak iron lagi! (Oppss kantoi..). Pastu baju2

bergelimpangan atas katil. Aku memang suka tido atas kain baju ni

(padahal malas kemas). Skarang... hehehe.



Lagi yang best, time aku demam ke, x sihat ke, rasa diri ni cam dihargai

je.. Yela, kira ade orang take care la. Totalcare!! Hehehe.. Kalau masa

belom kawin dulu pepandai la bawak diri kalau demam. Huhu, sadis3..



Pastu kan, skarang kehidupan aku kira tersusun la.. Maklum la dah ade

'PA'.. Kalau banding ngan dulu, hmm.. x produktif sangat la kehidupan aku.

Sekali-sekali dia kejut aku bangun solat malam, kadang-kadang dia tegur

kalau aku lama tak baca Quran.. Hmm sejuk hatiku. Maklum le kita ni

bukan malaikat, iman turun naik. Jadi kena ade yang tolong ingatkan. Ini la

pentingnya cari isteri yang solehah!



"Buat isteriku yang comel dan tercinta

Terima kasih kerana marah kalau abang tido lambat

Boleh la abang bangun awal-awal pagi

Then kita solat Subuh sama-sama..



Tapi kalu abang tak bangun gak,

ayang cubit je pehe abang

abang xkan murka..

Lagi abang sayang ade la..



Buat isteriku yang comel dan tercinta

Terima kasih kerana jaga makan minum abang

Tengok skarang abang da nak gemok da

Takde la kurus je macam mula2 kawin dulu..



Ke memang nak abang jadi gemuk ni?

Ayang takut orang lain berkenan kat abang ek?

Jangan bimbang atau ragu okeh,

Cintaku hanya eksklusif untukmu sayang..



Buat isteriku yang comel dan tercinta

Terima kasih kerana tolong iron baju abang

Sebab abang memang allergic sket bab iron2 baju

Jangan risau la nanti abang potong rambut..



Skarang abang dah tak selekeh macam dulu

Rambut da kemas, baju da kemas, senyum memanjang

Hidup terurus, amal pon terjaga, badan pon berisi juge"

Argghh, nyesal giler kawin LAMBAT!!!




Source: blalang.com

Tuesday, January 25, 2011

DALAM HATI ADA TITIK AIS

Dalam sebuah syarikat pengangkutan kargo menggunakan kereta api ada seorang pegawai, bernama Nik. Dia sangat rajin bekerja, dan sangat bertanggung jawab. Tetapi dia mempunyai satu kekurangan, iaitu dia merasakan tidak mempunyai harapan apapun terhadap kehidupannya. Dia melihat dunia ini dengan pandangan kelam tanpa harapan langsung.

Pada suatu hari semua kawan-kawan sekerjanya bergegas untuk merayakan hari ulang tahun kelahiran bos mereka. Mereka semua pergi dengan cepat dan tergesa-gesa. Dengan tidak sengaja Nik yang sedang bekerja terkunci di sebuah bilik sejuk kontena pengangkutan ais yang belum sempat dibetulkan. Nik menjerit, memukul pintu dengan kuat sambil meminta tolong, namun hampa kerana kesemua rakannya sudah pun pergi merayakan ulang tahun kelahiran bosnya. Maka tidak ada yang mendengar jeritan pertolongannya.

Tangannya sudah merah dan bengkak-bengkak memukul pintu itu, suaranya sudah serak akibat menjerit kuat, tetapi tetap tidak ada orang yang mempedulikannya. Akhirnya dia terduduk di dalam sambil menghelakan nafas yang panjang.

Semakin dia berfikir semakin dia merasa takut, dalam hatinya berkata: Dalam kontena sejuk pengangkut ais suhunya pasti di bawah 0 darjah, kalau dia tidak segera keluar dari situ, pasti akan mati kesejukan. Dia memaksakan diri dengan tangan yang gementar kesejukan, mencari secarik kertas dan sebatang pen, menuliskan surat wasiatnya.

Keesokan harinya, semua petugas pun datang bekerja. Apabila mereka membuka pintu bilik sejuk dalam kontena pengangkut ais tersebut, mereka sangat terkejut menemui Nik yang terbaring di dalam. Mereka segera menghantar Nik ke hospital untuk rawatan, tetapi malangnya Nik sudah tidak bernyawa lagi. Tetapi yang paling mereka terkejut adalah, bekalan elektrik ke bilik sejuk untuk menghidupkan mesin itu tidak dibuka, dan dalam bilik kontena yang besar itu cukup oksigen di dalamnya. Dan yang paling menghairankan mereka adalah suhu dalam bilik itu 28 darjah C saja. Tetapi Nik mati "kesejukan"!

Nik bukanlah mati kerana suhu dalam kontena terlalu rendah tetapi dia mati kerana ada titik ais di dalam hatinya. Dia sudah menghukum dirinya dengan hukuman mati. Bagaimana dia dapat hidup terus?

Percaya pada diri sendiri adalah sebuah perasaan hati. Orang yang mempunyai rasa percayaan diri tidak akan terus putus asa, dia tidak akan terus berubah sedih terhadap keadaan hidupnya yang jalan kurang lancar dan berjaya.

Tanyalah pada diri kita sendiri, adakah diri kita juga selalu memutuskan bahawa kita tidak mampu untuk melakukan suatu perkara, sehingga kita kehilangan banyak kesempatan untuk berjaya? Kehilangan banyak kesempatan untuk belajar berdikari? Untuk jadi lebih mengerti tentang kehidupan ini?

Yang mempengaruhi semangat kita bukanlah faktor-faktor dari luar, melainkan dalam hati kita sendiri. Sebelum berusaha, kita sudah dikalahkan oleh diri kita sendiri. Biarpun ada banyak bantuan yang diberikan kepada diri kita, ia tetap tidak akan membantu jika kita berfikiran negatif setiap masa.

Saturday, May 1, 2010

BLOWING OUT YOUR GUILT

I read of a New Jersey artist who capitalized on people's need to
let go of the past by selling them "guilt kits." Each kit contained
ten disposable brown paper bags and a set of instructions which
said, "Place bag securely over your mouth, take a deep breath and
blow the guilt out. Dispose of bag immediately. " Amazingly, about
2,500 kits sold at $2.50 each. But perhaps not so amazing when you
think of the guilt many of us carry around.

Of course, guilt serves its purpose. More than once I made a better
decision so that I could look myself in the mirror without blushing.
And the kits probably also serve a purpose - if nothing else, to
remind us to get rid of those unnecessary and destructive feelings
we seem to have so much trouble shaking.

But if blowing in a bag doesn't do it for you, then you might try
another man's method. He hired a friend to go into therapy for him.
He says he always hires other people to carry his baggage.

And if that doesn't work, here are a few simple steps that that
should get at the problem:

First, if you make a mistake, resolve to try never to repeat it. The
whole function of guilt is to change behavior.

We underrate our mistakes as effective learning devises. When
possible, welcome your mistake, learn from it and decide to do
things differently next time.

Second, seek forgiveness from any others who were affected. If
possible, make amends.

In Ernest Hemingway's short story "The Capitol of the World," a
Spanish father decides to reconcile with his son who has run away.
Now remorseful, the father takes out a newspaper ad in El Liberal:
"Paco, meet me at Hotel Montana noon Tuesday. All is forgiven." When
the father goes to the square he is surprised to find eight hundred
young men named Paco waiting for their fathers. We can't
underestimate the need for reconciliation and wholeness.

Finally, forgive yourself. No purpose is served in continuing to
whip yourself over past events you can do nothing about. And how
will you truly learn to love when there is one person in your life
you refuse to completely forgive?

If you follow these steps, you can rid yourself of unnecessary
guilt. You will find that you are happier and healthier - and you
can save all those brown paper bags for lunch.

-- Steve Goodier

source:http://stevegoodier .blogspot. com/
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...