Sewaktu makan, ibunya selalu memperhatikan betapa cantiknya teman se-apartemen John ini.
Sang ibu sudah lama memendam kecurigaan adanya hubungan istimewa antara John dan teman se-apartemennya dan oleh sebab itu menambah keingintahuan sang ibu tentang hubungan anaknya itu.
Hingga malam hari, sang ibu memperhatikan bagaimana kedua insan itu berinteraksi… sang ibu mulai bertanya-tanya dalam hatinya ada apa di balik hubungan John dan temannya itu.
Membaca pikiran sang ibu, John berkata, “Saya tahu apa yang ada dalam pikiran ibu, tetapi saya jamin, Julie dan saya hanyalah TEMAN BIASA saja.”
Satu minggu kemudian , Julie mengatakan pada John, “Sejak ibumu datang makan malam, saya tidak dapat lagi menemukan sendok perak kuah itu. Kau tidak akan mengira jika Ibumu yang membawanya bukan?”
John berkata, “Aku meragukan hal itu, tetapi untuk memastikannya aku akan menulis surat padanya.”